Dipublish pada 15 Agustus 2025, 08:40:09 WITA
Bidang
Tanggal
Pukul
### Lomba Festival Pangan Lokal B2SA: Mendorong Gizi Seimbang dan Cegah Stunting di Tapin Selatan Pada tanggal 15 Agustus 2025, kegiatan bergengsi Lomba Festival Pangan Lokal B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang & Aman) tingkat Kecamatan Tapin Selatan digelar dengan semarak di Pendopo Kecamatan. Acara bertujuan untuk mengurangi angka stunting di wilayah ini secara signifikan serta meningkatkan status gizi anak-anak yang merupakan aset masa depan daerah. Partisipan dari berbagai desa di Kecamatan Tapin Selatan turut meramaikan festival ini dengan menampilkan kekayaan pangan lokal mereka yang khas dan lezat. Dari soto ayam khas Desa Mulya hingga manisan mangga dari Desa Harmoni, setiap hidangan memperlihatkan keragaman kuliner yang menjadi ciri khas daerah ini. Selain menampilkan kelezatan kuliner lokal, festival ini juga menempatkan fokus pada nilai gizi dan keseimbangan nutrisi dalam setiap sajian. Tim juri terdiri dari ahli gizi terkemuka dan tokoh masyarakat setempat yang akan menilai tidak hanya rasa dan presentasi, tetapi juga nilai gizi dari masing-masing hidangan. Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran akan pentingnya pola makan seimbang dan gizi yang cukup dapat ditingkatkan di kalangan masyarakat Tapin Selatan. Langkah preventif seperti ini diyakini akan membantu mengurangi angka stunting yang selama ini masih menjadi permasalahan utama kesehatan di daerah ini. Acara dibuka oleh Bapak Camat Tapin Selatan dengan sambutan hangat, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung upaya peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat. Sementara itu, para peserta terlihat antusias memamerkan hasil karya kuliner mereka sambil berharap bisa menyumbangkan kontribusi positif bagi anak-anak di daerah ini. Dengan adanya Lomba Festival Pangan Lokal B2SA ini, diharapkan akan tercipta momentum positif dalam upaya menciptakan generasi muda yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas di Kecamatan Tapin Selatan. Kesadaran akan pentingnya gizi seimbang dan variasi pangan lokal diharapkan dapat terus ditingkatkan, sehingga stunting bukan lagi menjadi ancaman yang menghantui masa depan anak-anak daerah ini.