Dipublish pada 11 September 2025, 18:31:54 WITA
Bidang
Tanggal
Pukul
Desa Sawang Menjadi Pelopor dengan Pelaksanaan MUSREMBANG DESA untuk RKPDesa Tahun 2026 Pada tanggal 11 September 2025, tepat pukul 09:10, Desa Sawang mencatat sejarah sebagai desa pertama di Kecamatan Tapin Selatan, bahkan di Kabupaten Tapin, yang melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MUSREMBANG DESA) dalam pembahasan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) tahun 2026. Acara bersejarah ini berlangsung di Aula Posyandu Desa Sawang dan menjadi tonggak penting dalam menggerakkan roda pembangunan serta meningkatkan partisipasi dan rasa memiliki masyarakat terhadap perkembangan desa. Tujuan utama dari MUSREMBANG DESA adalah mengadakan diskusi terbuka dan inklusif guna merumuskan rancangan RKPDesa yang lebih efektif dan efisien. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap warga dapat turut serta memberikan masukan, gagasan, dan aspirasi demi menyusun rencana pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal. Partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat Desa Sawang terlihat jelas saat acara tersebut berlangsung. Mulai dari perwakilan pemuda, ibu-ibu PKK, tokoh agama, hingga para petani dan pelaku usaha ikut serta memberikan masukan yang bernilai dalam penyusunan RKPDesa. Dengan semangat gotong royong dan kesadaran akan pentingnya perencanaan yang matang, mereka bersama-sama merumuskan program prioritas yang akan menjadi landasan bagi kemajuan desa mereka. Keberhasilan Desa Sawang dalam melaksanakan MUSREMBANG DESA menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain di sekitarnya untuk mengadopsi praktik ini guna memperkuat perencanaan pembangunan lokal. Diharapkan, melalui proses musyawarah yang demokratis dan partisipatif seperti ini, pembangunan di tingkat desa dapat lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Dengan keuletan dan semangat yang sama, Desa Sawang siap melangkah ke depan, menjadikan hasil MUSREMBANG DESA sebagai pijakan kokoh menuju visi pembangunan desa yang berkelanjutan dan inklusif. Semoga langkah progresif ini dapat menginspirasi banyak pihak untuk terlibat aktif dalam membangun daerahnya demi terwujudnya masyarakat desa yang sejahtera dan berdaya.